Tampilkan postingan dengan label Art and Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Art and Education. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2015

Pane (Peralatan Tradisional Suku Rejang)

Salam sahabat.
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah S.W.T Aaamiiinnn.
Suku Bangsa Rejang adalah sebuah suku yang mendiami wilayah Bengkulu. Dalam sejarah dikatakan bahwa suku ini berasal dari daerah Pinang Belapis (Lebong). Penyebaran suku ini boleh dikatakan sangat luas. Bahkan, suku Rejang merupakan suku asli Provinsi Bengkulu dan sudah ada sejak sangat lama.
Dalam kehidupan sehari hari, suku Rejang ini tidak berbeda jauh dengan suku lain yang ada di Indonesia. Ada yang bekerja sebagai petani, nelayan, pedagang, bahkan banyak juga yang menjadi Pegawai Negeri. Akan tetapi, boleh dikatakan, mayoritas masyarakat Rejang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bertani (berkebun/bersawah).
Biasanya, masyarakat Rejang ini menanami kebunnya dengan berbagai macam tanaman tua, seperti kopi, karet, kakao, kelapa, dan kelapa sawit. Namun ada juga yang bertanam palawija serta tanaman muda lainnya. Untuk lahan sawah, biasanya mereka akan menanam padi sawah. Baik itu sawah irigasi maupun tadahujan.
Untuk mengangkut hasil kebun ataupun sawah, masyarakat Rejang menggunakan sebuah alat tradisional yang berupa anyaman bambu. Alat ini, biasa di sebut pane dalam bahasa Rejangnya, dan beronang dalam bahasa Bengkulu. Cara penggunaannya, hasil pertanian diletakkan di dalam pane/beronang tersebut. Lalu tali yang terdapat pada alat tersebut di sandangkan di kepala. Biasanya, yang membawa atau memikul alat ini adalah kaum perempuan. Karena biasanya, kaum perempuan akan membawa bekal ke ladang/kebun/sawah di pagi hari, serta membawa hasil kebun disore harinya bila sedang masa panen, atau kalau tidak sedang masa panen, biasanya mereka akan membawa kayu bakar di dalamnya ketika pulang ke rumah.

©mintarja_2015

Sabtu, 31 Oktober 2015

MTs N 2 LAIS

Assalamualaikum Wr Wb.
Salam sahabat. Pada kesempatan kali ini, saya ingin memposting foto kegiatan siswa dan siswi MTs N 2 LAIS saat mengadakan acara beberapa hari yang lalu. Acara tersebut bertemakan PEKAN MUHARAM. Jadi, sesuai dengan temanya, tentu acara ini diselenggarakan untuk memeriahkan tahun baru Islam, yaitu bertepatan pada tanggal 1 Muharam 1437 H.
Acara ini berlangsung selama 2 hari, yaitu hari Jumat dan Sabtu. Adapun beberapa lomba yang diadakan antara lain:
1. Lomba Kreasi Jilbab
2. Lomba menyanyikan lagu Mars dan Hymne Madrasah
3. Lomba ketangkasan dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Acara yang diselenggaakan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari siswa dan siswi madrasah. Hal ini bisa dilihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti tiap cabang yang dilombakan. Acara ini bukan hanya sekedar hiburan bagi siswa siswi madrasah, namun lebih dari itu, acara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa dan siswi, kerja sama, serta menumbuhkan rasa cinta mereka kepada madrasah serta agar semua warga madrasah ini hafal akan Mars dan Hymne nadrasah yang baru baru ini gencar disosialisasikan dan digalakkan di kalangan pendidikan madrasah khususna di Bengkulu Utara.
Berikut adalah beberapa dokumentasi saat dilangsungkannya acara PEKAN MUHARAM tersebut.

Kamis, 01 Oktober 2015

Adat dalam Menikah (Suku Bangsa Rejang)

Sebelum proses pernikahan atau ijab kabul dilaksanakan, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan terlebih dahulu. Proses aau tahapan itu adalah:
1. Besanak
2. Semakup asen
3. Basen temje samia
4. Temje samia/balai
5. Basen lai
6. Mutus asen

Besanak adalah perundingan yang dilakukan dalam lingkungan keluarga dekat, dalam perundingan ini pihak si gadis memberitahukan kepada sanak famili dan keluarga dekat bahwa anaknya telah dipinang oleh seorang laki-laki (bujang). Dalam kesempatan ini, orang tua si gadis meminta kesanggupan kapan kira-kira sanak saudara dapat membantu mengurus hajatan yang akan dilaksanakan ini. Kalau sanak saudara telah menyanggupi, maka akan ditentukan hari pelakanaan kegiatannya.
Setelah ditetapkan tanggal dan harinya maka pihak si gadis melaksanakan kegiatan semakup asen. Dalam kegiatan ini, seluruh msyarakat diundang oleh seorang anak setamang yang disebut kenok kutai. Disamping masyarakat, tiga payung adat yang ada di desa itupun ikut dipanggil. Tiga payung adat itu adalah Kepala Adat, Kepala Sarak, dan Ketuai Kutai. Dalam kegiatan ini nanti, kepala adat akan mengumumkan secara resmi bahwa diantaa kedua belah pihak telah mendapatkan kata sepakat. Maka kedua anak mereka resmi dinyatakan bertunangan.
Biasanya kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka kesepakatannya adalah; kalau yang menggagalkan tunangan dari pihak si gadis, maka apa yang telah diberikan akan dikembalikan dua kali lipat. Dan jika yang menggagalkan dari pihak sang bujang, maka semua yang telah dibrikan dianggap habis. Kepada masyarakat diminta tidak usil dan curiga jika mereka pergi ke rumah calon mertuanya masing-masing. Karena dulu masa tunangan ini pernah mencapai satu tahun.
Setelah menyakup asen ini dilaksanakan, pihak si gadis melakukan berasan lagi, yaitu basen temje samia. Acara ini bertujuan untuk meminta bantuan sanak famili dan jiran tetangga untuk membantu mendirikan samia (tarub) atau balai untuk acara. Setelah diambil kata sepakat untuk mendirikan samia ini, maka pada hari itu (hari yang telah ditentukan) masyarakat bergotong royong mendirikannya. Dalam kegiatan ini, pihak si gadis menyiapkan makanan berupa nasi dan nantinya akan ditutup dengan hidangan Sawo (serawo).
Mutus asen dilakukan sesaat sebelum ijab kabul dilaksanakan. Seelah asen ini putus, maka semua perundingan dan urusan persiapan dianggap selesai. Tinggal pelaksanaan ijab kabulnya saja.
Setelah melaksanakan ijab kabul, biasanya dilanjutkan dengan doa selamat dan diteruskan dengan makan bersama. Setelah makan biasanya orang tua menyampaikan kata-kata nasihat dalam bahasa Rejang yang bertujuan untuk memberikan arti dan makna dalam hidup berumah tangga.

Dikutip dari: Bahasa dan Budaya Rejang, Dinas Pendidikan Nasional, Kabupaten Bengkulu Utara (dengan sedikit perubahan).

©mintarja_2015

Sabtu, 13 September 2014

Hilanglah Si Anak Hilang (Sebuah Ringkasan)

Kuning adalah seorang anak bungsu dari sebuah keluarga penganut adat dan taat beragama. Sewaktu masih anak-anak, ia merupakan anak yang selalu dibanggakan karena ketaatannya menjalankan perintah agama. Centhani (Ani), kakak perempuannya, sangat sayang kepada adik bungsunya itu. Ani lah yang mendidik Kuning soal agama. Di tempat tinggalnya, ia selalu dihormati warga kampung, karena dialah yang mengajar anak-anak mereka mengaji dan sembahyang. Inilah saatnya Ani bisa bertemu dengan Kuning setelah beberapa tahun lamanya Kuning meninggalkan saudara-saudaranya, hidup sebagai seniman di Yogyakarta.
Kepulangan Kuning kali ini memang sangat diharapkan oleh keluarga itu. Udin, kakaknya, menelegramnya untuk segera pulang. Sebagai seorang ibu yang telah tua dan menjanda, emaknya ingin menjodohkan Kuning dengan Meinar, seorang gadis yang juga didikan Ani. Orang yang pertama kali ditemuinya ketika tiba di rumah adalah Utih, pamannya. Lalu, tak berapa lama kemudian, Kuning bertemu dengan ibunya. Setelah pukul dua belas malam, abangnya, Akbar, yang bekerja di percetakan, tiba. Esoknya, Kuning bertemu dengan Ani. Semua saudaranya mempunyai maksud sama, yakni agar Kuning berumah tangga. Namun, oleh Kuning, keinginan mereka itu ditolaknya. Menurutnya, "hidup itu perlu mengisi dan saling memberi arti dulu pada hidup ini".
Akbar sangat tersinggung meliht sikap adiknya malam itu. Sebab, selama ini ia mengetahui cara hidup Kuning yang bebas tanpa menginginkan adanya suatu pengikatan. Cara hidup yang dilakukan Kuning bersama Marni, wanita yang tinggal di ujung gang rumah mereka. Kuning dan Marni hidup tanpa melalui ikatan yang sah. Terlebih lagi, Ani. Ia sangat tak senang mengetahui cara hidup adik yang disayanginya itu berlumur noda dan dosa. Itulah sebabnya, Ani ingin meluruskan jalan hidup adiknya. Dengan maksud mengawinkan Kuning dengan Meinar, ia berharap, ara hidupKuning dapat berubah.
Akan tetapi, Kuning tetap pada pendiriannya. Ia ingin agar hidup ini tidak selalu menuruti aturan-aturan yang mesti ditaati dan ditakuti sehingga siapa saja yang berbuat kesalahan; terlebih lagi bila kesalahan itu telah melanggar norma-norma, si pelaku layak mendapat hukuman.
Akhirnya, perselisihan pun terjadidalam keluarga itu. Kuning yang keras kepala disatu sisi, sementara disisi lain, Akbar dan Ani tetap memaksakan kehendak mereka. Jika Kuning kawin dengan Meinar, setidaknya nama keluarga yang telah dicemari Kuning, dapat terangkat kembali sebab Meinar seorang gadis yang taat dan berbudi pekerti baik.
Namun sesungguhnya, Meinar bukanlah gadis suci sebagaimana anggapan Ani. Dalam pertemuannya dengan Kuning di pantai, ia mengutrakan bahwa dirinya sudah tidak suci lagi. Dulu, ketika seoang pemua menjalin hubungan akab dengan Meinar, Ani lah yang tidak menyetujui hubungan itu. Di mata Ani, "pemuda pujaan Meinar adalah pemua immoral". Namun, antara si pemuda dan Meinar, telah spakat untuk tetap menjalin hubungan cinta dan Meinar telah memaksa pemuda itu untuk melakukan perbuatan terlarang. Kemudian, pemuda yang sebenarnya moralis itu tak tahan terhadap dirinya sendiri yang telah melakukan perbutan dosa. Rasa berdosa terus menggelayutinya, sampai pada akhirnya ia mengambil jalan sempit, yaitu bunuh diri.
Kuning teramat iba mendengar pengakuan Meinar yang tulus itu. Bahkan, batin Kuning terasa terpukul ketika Meinar mengatakan tentang penyakit alam yang dideritanya., kini telah ikut pula menentukan hidupnya yang tak akan lama lagi.
Dunia semakin terasa sempit bagi Kuning. Untuk itu, ia memutuskan akan secepatnya kembali ke Yogyakarta. Namun sebelum meninggalkan keluarganya, ia sempatkan pamit kepada Marni. Sayang, Marnitak bisa ditemuinya lagi. Rupanya setelah pertemuan mereka beberapa hari ang lalu, Marni tak ingin ditemui oleh siapapun, ermasuk Kuning. Marni mengurung diri dalam kamarnya.
Seminggu setelah Kuning tiba di kotanya, Yogyakarta, ia menerima telegram dan sepucuk surat. Telegram itu daang dari Pak Kadir, orang yang selama ini memelihara Marni, mengabarkan bahwa Marni telah meninggal dunia karena meminum obat tidur yang melampaui dosis. Surat dari Meinar, mengatakan sebelum Marni meninggal, ia ia sempat menemui Marni.
Bagi Kuning, segala pengalamannya itu justru telah membuat dirinya semakin dewasa. Sedikitnya, ia sampai pada kesimpulan, "Ya, manusia tidak butuh saling kasihani, yang perlu ialah saling menghargai. Masih banyak yang harus dirasakan dan dikerjakan dalam hidup ini. Dan aku merasa siap merasakan dan mengalaminya, dengan adaku, dengan kehadiranku, aku sudah tambah dewasa!"

© Pengarang : Nasjah Djamin
    Penerbit     : Pustaka Jaya
    Tahun         : 1963
    Cetakan     : ke II, 1977

Selasa, 10 Juni 2014

RESENSI

Resensi adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku. Resensi berisi tentang ulasan buku, pertunjukan, film, dan sebagainya. Resensi biasanya memuat komentar atau bahasan tentang kualitas sesuatu yang diresensi.
a. Hal-hal yang ditanggapi dalam resensi antara lain:
1. Kualitas isinya
2. Tampilan atau pertunjukannya
3. Unsur-unsur atau struktur penyajiannya
4. Bahasanya (buku)
5. Manfaat bagi masyarakat (pembaca)

b. Unsur-unsur resensi (buku)
1. Identitas buku (yang diresensi)
2. Pokok-pokok isi
3. Keunggulannya
4. Kekurangannya
5. Saran-saran yang mungkin ditambahkan pada isi buku.

Jadi, yang dimaksudkan dengan resensi disini adalah penilaian baik/buruk (keunggulan dan kelemahan) dari sebuah karya. Yang sering diresensi biasanya adalah karya yang berupa buku. Dan yang perlu diingat adalah, bahwa resensi berbeda dengan sinopsis. Karena resensi sifatnya menilai, tetapi sinopsis bersifat mengulas atau menguraikan kembali isi cerita secara ringkas tanpa adanya unsur penilaian terhadap karya tersebut.

©mintarja_2014™

Kamis, 05 Juni 2014

SYAIR

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya dipilih dan ditaa secara cermat sehingga menciptakan efek dalam mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus/pemilihan kata.

Berdasarkan periodenya, puisi dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu:
1. Puisi Lama
2. Puisi Baru
3. Puisi Modern

Puisi lama adalah puisi yang terikat dengan aturan-aturan yang meliputi:
• Jumlah kata dalam satu baris
• Jumlah baris dalam satu bait
• Persajakan (rima)
• Banayak suku kata tiap baris
• Irama.

Macam-macam puisi lama antara lain:
a. Mantra
b. Gurindam
c. Syair
d. Pantun.

Syair adalah puisi lama yang berasal dari Arab.
Adapun ciri-ciri syair ini antara lain:
1. Setiap bait terdiri dari 4 baris
2. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
3. Bersajak a-a-a-a
4. Isi semua (tidak ada sampiran)
5. Berasal dari Arab.

Contoh:
SYAIR ABDUL MULUK

Berhentilah kisah raja Hindustan
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamid Syah Paduka Sultan
Duduklah baginda bersuka-sukaan

Abdul Muluk putra baginda
Besarlah sudah bangsawan muda
Cantik majelis usulnya syahda
Tiga belas tahun umurnya ada

Parasnya elok amat sempurna
Patah majelis bijak laksana
Memberi hati bimbang gulana
Kasih kepadana mulia dan hina

Akan Rahmah putri bangsawan
Parasnya elok sukar dilawan
Sedap manis barang kelakuan
Sepuluh tahun umurnya tuan

Sangatlah suka duli mahkota
Melihat putranya besarlah nyata
Kepada istri baginda berkata
Adinda nian apakah bicara kita

Kepada fikir kakanda sendiri
Abdul Muluk Kemala negeri
Baiklah kita beri beristri
Dengan ananda Rahmah Putri

©mintarja_2014™

Selasa, 12 Juni 2012

Menulis Surat Izin

Salam Sahabat....
Sesuai dengan judul di atas, kali ini kita akan membahas tentang surat izin. Surat izin ada beberapa macam, misalnya surat izin untuk pemakaian gedung guna untuk keperluan tertentu, surat izin penelitian, surat izin tidak masuk sekolah karena berbagai alasan (ada keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan, atau bisa juga karena sakit). Dan kali ini yang akan kita pelajari adalah mengenai cara membuat surat izin tidak masuk sekolah dikarenakan sakit. Berikut adalah contoh surat izin tersebut:


Kota Agung, 13 Juni 2012

Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas
Kelas VIIB SMP N 1 Kota Agung
di tempat

Dengan hormat,
Dengan surat ini saya beritahukan bahwa pada hari ini adik saya yang bernama Ahmad Saputra, kelas VIIB, tidak dapat mengikuti pelajaran sebagaimana mestinya karena sakit.

Demikian pemberitahuan ini saya sampaikan, semoga Bapak/Ibu dapat memakluminya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terimakasih.



Hormat saya,



Insan Pratama



Surat izin tersebut dibuat oleh seseorang yang bernama Insan Pratama. Dia adalah kakak dari seorang siswa yang sekolah di SMP N 1 KOTA AGUNG, yang bernama Ahmad Saputra, yang sedang sakit. Untuk itulah dibuat sebuah surat izin kepada wali kelasnya, agar Ahmad Saputra tidak abstain selama ia tidak masuk sekolah. 

Cukup sekian artikel singkat kali ini, semoga bisa mendatangkan manfaat untuk kita semua.
Wassalam....


Sabtu, 09 Juni 2012

Membaca Ekstensif

Salam Sahabat....
Teriring salam untuk sahabat pengunjung blog kecil saya, semoga senantiasa sehat dan tetap semangat. Baiklah, sesuai judul, kali ini saya mau berbagi sedikit pengetahuan tentang membaca ekstensif. 

Membaca ekstensif adalah membaca secara luas. Objeknya meliputi sebanyak mungkin teks bacaan dalam waktu sesingkat mungkin. 
Membaca ekstensif bertujuan untuk memahami  isi penting dari sebuah bacaan dengan cara cepat dan efisien. Kegiatan membaca ekstensif ini meliputi:

1. Membaca survei (survey reading)
membaca survei dilakukan untuk meneliti terlebih dahulu hal-hal yang akan kita pelajari. Kita mensurvei bahan bacaan tersebut dengan cara memeriksa, meneliti judul-judul bab, bagan, skema, indeks, dan daftar kata-kata yang terdapat dalam buku.

2. Membaca sekilas (skimming)
membaca sekilas adalah kegiatan membaca yang membuat mata kita bergerak cepat, memperhatikan bahan tertulis untuk mencari serta mendapatkan informasi tertentu yang ingin kita peroleh. Hal ini dilakukan dengan melangkahi beberapa kata untuk menemukan sebuah kata atau informasi yang ingin kita temukan. Membaca sekilas ini biasanya dilakukan saat membaca kamus atau membaca buku telepon.

3. dangkal (superficial reading)
Adapun membaca dangkal bertujuan memperoleh pemahaman yang dangkal yang bersifat luaran dan tidak mendalam dari suatu bacaan.

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan membaca ekstensif:
  • Hindari gerakan kepala ke kiri dan ke kanan saat membaca sebuah tulisan, cukup "ekor mata" saja yang bergerak mengikuti untaian kata demi kata atau baris demi baris di tiap halaman buku yang Anda baca.
  • Tidak perlu menunjuk bacaan dengan telunjuk ataupun benda lainnya.
  • Jangan mengeja kata demi kata, gunakanlah kata sebagai "jembatan" untuk menangkap makna sebuah kalimat.
  • Berkonsentrasilah pada bacaan.
  • Upayakan secepat mungkin menemukan pokok-pokok pikiran dalam bacaan tersebut.
Baiklah, demikian saja artikel singkat kali ini, dan semoga tulisan singkat ini bisa mendatangkan manfaat untuk kita semua. 
Wassalam....



Rabu, 06 Juni 2012

Pengertian Poster

Salam Sahabat....
Sahabat tentu sering dan bahkan mungkin setiap hari melihat sebuah gambar yang berukuran tidak biasa dan disertai tulisan-tulisan yang bersifat persuasif di berbagai sudut jalan atau di tempat strategis lainnya. Baik itu berupa produk-produk sebuah perusahaan tertentu, ataupun sekedar himbauan akan sesuatu hal. Ya, itulah yang disebut dengan poster atau plakat. Sebenarnya, apa sih pengertian dari poster atau plakat itu?
Poster atau plakat adalah surat pengumuman yang ditempelkan di dinding, pohon atau tempat tertentu. Adapun bahan pembuatan poster itu sendiri bisa terbuat dari kertas, karton, atau bisa juga dari seng dan lain sebagainya. Poster biasanya dibuat dengan ukuran besar. Hal ini bertujuan agar bisa jelas terlihat walau dari jarak yang cukup jauh. Agar terlihat menarik dan mampu menarik perhatian khalayak ramai untuk melihat dan membaca sebuah poster, maka poster tersebut biasanya dibuat dengan menggabungkan unsur tulisan dan gambar. Tulisan dan gambar tersebut dibuat semenarik mungkin dengan menggunakan ukuran gambar yang besar serta pilihan warna pada tulisan yang biasanya mencolok.
Isi poster bisa merupakan iklan dari sebuah perusahaan yang dimaksudkan untuk mempromosikan atau memperkenalkan produk-produk terbaru dari perusahaan tersebut. Bukan itu saja, poster juga bisa digunakan untuk penyampaian suatu kegiatan ataupun even-even tertentu yang dirasa perlu diketahui oleh orang banyak. Seperti akan dilaksanakannya even tahunan pada daerah tertentu, dan bisa juga digunakan oleh pemerintah atau instansi tertentu untuk mengajak dan menghimbau masyarakat di daerah tersebut untuk melakukan sesuatu, misalnya mengajak untuk melestarikan lingkungan, menjaga kebersihan lingkungan, ataupun himbauan untuk anak untuk memanfaatkan jam belajar nya, dan lain sebagainya.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah poster antara lain:

  1. Merumuskan gagasan dan tujuan yang ingin dicapai
  2. Menuliskan gagasan tersebut dengan menggunakan bahasa yang jelas, memikat serta efektif. Adapun ciri-ciri kalimat efektif bisa sahabat lihat di sini 
  3. Gunakanlah kata-kata yang mudah dimengerti dan menimbulkan konotasi yang baik terhadap isi gagasan
  4. Tulisan tersebut harus mudah dibaca, dengan ukuran yang tidak terlalu kecil dan haruslah menarik perhatian
  5. Gunakan gambar-gambar yang menggunakan warna yang memikat publik, dan tentunya gambar tersebut haruslah sesuai dengan gagasan yang diangkat.
  6. Tempatkan poster tersebut di tempat yang banyak dilalui orang dan pilih tempat yang strategis.
Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.
Wassalam....




Selasa, 05 Juni 2012

Pengertian dan Ciri-ciri Kalimat Efektif

Salam Sahabat....
Untuk yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan kalimat efektif, berikut saya akan menerangkan sedikit tentang kalimat efektif.

Kalimat Efektif adalah kalimat singkat, padat, jelas, dan mudah dipahami. Kalimat ini sanggup menyampaikan pembicaraan kepada pendengar secara tepat. Tidak terdapat pemborosan kata, serta tidak bertele-tele.
Adapun ciri-ciri kalimat efektif antara lain:
  1. Kalimatnya singkat, jelas, dan tepat
  2. Kata-kata yang digunakan sangat efisien dan hemat
  3. Kalimatnya tidak berliku-liku
  4. Kalimat tidak berkepanjangan
  5. Menghindari pemakaian kata konotatif
Kalimat efektif ini biasanya digunakan pada:
  1. Karangan ilmiah
  2. Penulisan Undang-undang
  3. Uraian ilmu pengetahuan dan politik
  4. Penulisan telegram, poster, advertensi 
Contoh:
  • Hadirin dimohon berdiri (Kalimat efektif)
  • Para hadirin sekalian, dimohon untuk berdiri (Kalimat yang tidak efektif)
Kalimat kedua di atas tidak efektif karena mempunyai unsur pemubaziran kata, sehingga kalimat tersebut menyalahi ciri-ciri kalimat efektif, yaitu "kalimat singkat, jelas, dan tepat" dan "Kata-kata yang dipergunakan sangat efisien dan hemat". Dan masih banyak lagi contoh lain yang bisa ditemukan di kehidupan sehari-hari.

Demikian artikel singkat kali ini, dan semoga bermanfaat untuk kita semua. 
Wassalam....

Senin, 04 Juni 2012

Gaya Bahasa Sindiran

Gaya bahasa adalah penggunaan kata-kata kiasan, sindiran, perbandingan yang tepat untuk melukiskan sesuatu maksud untuk membentuk plastik bahasa. Plastik bahasa adalah daya cipta pengarang dalam membuat cipta sastra dengan menggunakan pemilihan kata yang tepat sehingga menimbulkan tenaga yang sesuai dengan buah pikiran dan perasaan yang terkandung dalam cipta itu. Ada beberapa jenis gaya bahasa. Antara lain sindiran, pertentangan, penegasan, dan perbandingan. Kali ini, saya akan berbagi sedikit pengetahuan tentang gaya bahasa sindiran. Adapun yang termasuk dalam gaya bahasa sindiran antara lain:

1. Ironi (sindiran halus)
Gaya bahasa ironi adalah sindiran yang dikatakan, kebalikan dari apa yang sebenarnya.
Contoh:
Cepat sekali Engkau bangun, Andi, hari baru pukul sebelas siang (cepat sekali maksudnya disini adalah menyindir secara halus karena Andi bangun kesiangan.

2. Sinisme
adalah sindiran lebih kasar daripada ironi yang bermaksud mencemoohkan. Pada sinisme boleh mempergunakan kata yang mengandung arti sebaliknya seperti ironi, tetapi nada suara terdengar nada sindiran yang kasar. 
Contoh:
- Rapi sekali kamarmu, seperti kapal pecah.
- Merdu sekali suaramu, telingaku rasa mau pecah mendengarnya.

3. Sarkasme
adalah sindiran yang sangat tajam dan kasar, hingga kadang menyakitkan hati. Biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah, memaki orang-orang dengan kata-kata yang kasar dan tidak sopan.
Contoh:
Hai, binatang. Pergi Engkau dari sini. (Menyebut orang yang sangat ia benci dengan menyamakannya dengan binatang)


Perubahan Makna

Salam Sahabat....
Perubahan atau pergeseran makna terjadi akibat perkembangan pemakaian dan pandangan masyarakat pemakainya. Perubahan makna yang lazim terjadi antara lain adalah sebagai berikut:

1. Meluas
Perubahan makna meluas ini adalah cakupan makna sekarang lebih luas daripada makna yang lama.
Contoh:
*Berlayar
Dulu, kata berlayar digunakan apabila mengarungi lautan dengan menggunakan kapal atau perahu yang memiliki layar. Sekarang, kata berlayar ini lazim digunakan ketika mengarungi laut dengan alat apa saja.
* Putra-putri
Dulu: dipakai untuk anak-anak raja
Sekarang: dipakai untuk semua anak laki-laki dan perempuan
*Ibu, Bapak, Saudara
Dulu: dipakai hanya untuk menyebut orang-orang yang mempunyai hubungan biologis (keluarga)
Sekarang: Dipakai untuk sapaan kepada orang yang lebih tua, lebih tinggi kedudukannya, disebut bapak, ibu. Dan saudara, digunakan untuk sapaan kepada setiap orang yang sama derajatnya dengan kita.

2. Menyempit
Yaitu cakupan arrti dulu lebih luas daripada arti sekarang (pemakaiannya menyempit)
Contoh: 
*Sarjana
Dulu: Kata sarjana digunakan untuk semua orang cendekiawan atau orang-orang pintar.
Sekarang: Kata sarjana hanya digunakan untuk orang-orang yang telah lulus dari perguruan tinggi.
*Pendeta
Dulu: Kata pendeta digunakan untuk orang-orang yang berilmu
Sekarang: Hanya dipakai untuk guru agama kristen

3. Amelioratif
Yaitu kata yang berderajat (mempunyai nilai rasa) lebih tinggi dari semula.
Contoh:
Kata wanita lebih tinggi nilai rasanya dibanding kata perempuan
Kata nyonya/istri lebih tinggi nilainya dari kata bini

4. Peyoratif
Yaitu kata yang berderajat lebih dari semula.
Contoh:
Kata bini dan perempuan, dulu dianggap baik, namun sekarang dirasa kurang baik.
Kata kaki tangan dulu dirasa baik (pembantu), namun sekarang dirasa kurang baik karena lebih menjurus kepada kejahatan (kaki tangan penjahat)

5. Asosiatif
Yaitu perubahan makna yang terjadi karena persamaan sifat.
Contoh:
Amplop = Bisa berarti amplop (untuk mengirim surat), dan sekarang bisa berarti "sogok/suap"
Catut = Dulu berarti alat untuk mencabut paku, namun sekarang digunakan untuk menyebut orang yang menjual barang dengan harga tinggi , seperti catut karcis.

6. Sinestesia
Adalah perubahan makna akibat pertukaran dua indera yang berbeda.
Contoh:
- Suaranya sedap didengar (pertukaran indera perasa dan pendengaran)
- Pidatonya hambar (Pertukaran indera perasa dan pendengaran)
- Kata-katanya pedas (pertukaran indera perasa dan pendengaran)
- Muka anak itu sangat manis. (Pertukaran indera penglihatan dan perasa), dan lain sebagainya.

7. Perubahan makna akibat perbedaan lingkungan
Contoh:
Menabur benih (Menanam benih tanaman) - Menabur bunga (Menabur atau meletakkan bunga di kuburan)
Membajak sawah (Mengolah sawah dengan kerbau atau traktor) - Membajak pesawat terbang (Menguasai pesawat terbang dengan cara ilegal untuk tujuan kejahatan) - Membajak kaset (Membuat duplikasi kaset tanpa izin dari hak cipta).

Demikian sedikit artikel tentang perubahan makna kali ini, semoga mendatangkan manfaat untuk kita semua. Amin...
Wassalam....


Homonim, Homofon, Homograf, dan Heteronim

Salam Sahabat...
Indonesia, merupakan sebuah Negara kepulauan yang sangat luas. Banyak sekali pulau-pulau besar dan kecil yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke. Indonesia memiliki 17 Ribu pulau. Jumlah yang sangat banyak. Di antara banyak nya pulau tersebut, maka beragam macam pula etnis dan bahasa yang dimiliki. Namun kita patut bersukur, karena dengan banyaknya bahasa yang kita miliki, kita tetap bisa bersatu. Bersatu dengan satu bahasa kesatuan, Bahasa Indonesia. Walaupun sebagian orang menganggap Bahasa Indonesia itu "tidak penting dipelajari" karena sebagian besar dari mereka telah memakai Bahasa Indonesia sejak dari kecil, namun SADARKAH sahabat semua, bahwa bila tidak kita lestarikan, maka jangan heran, suatu saat nanti kita akan jarang mendengar masyarakat kita berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Mereka akan bangga menggunakan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai rasa nasionalisme kita pudar, maka katakanlah, AKU BANGGA MENJADI WARGA NEGARA INDONESIA, dan AKU BANGGA MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA. 
Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, kita sudah dikenalkan dengan istilah Homonim, Homofon, Homograf, dan Heteronim, sejak kita berada di bangku SMP, atau bahkan sejak dari SD. Namun tidak ada salahnya kita mengulang kembali apa yang telah kita pelajari dahulu. karena ada pepetah yang mengatakan, "Hafal Kaji Karena Diulang". Baiklah, berikut saya akan mengulas sedikit tentang Homonim, Homofon, Homograf, dan Heteronim.

1. Homonim 
Homonim adalah beberapa kata yang mempunyai bentuk/ucapan sama, namun memiliki makna yang berbeda. Sebab kata tersebut berasal dari sumber yang berbeda.
Contoh: 
* Akhirnya saya bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik.
* Ular kobra memiliki bisa yang sangat berbahaya.
perhatikan kedua kalimat tersebut. kata "bisa", pada kedua kalimat tersebut mempunyai bentuk (tulisan) yang sama, dan ucapan (lafal) nya pun sama, namun mempunyai makna (arti) yang berbeda. Kata "bisa" untuk kalimat pertama, mempunyai makna (sanggup/dapat), sedangkan kata "bisa" pada kalimat kedua, memiliki makna (racun). dan masih banyak lagi contoh homonim ini. beberapa di antaranya adalah:
Paku = Sayur, dan Paku = Besi
Kali = Sungai, dan Kali = Penggandaan (perkalian)
Kala = Waktu, dan Kala = Binatang
Mas = Emas (Logam Mulia), dan Mas = Sapaan untuk kakak pria (jawa)
Buku = Kitab (bacaan), dan Buku = Ruas (Buku tebu, bambu, dsb)
Sila = Dasar, dan Sila = Duduk dengan melipat kedua kaki, dan sebagainya.

2. Homofon
Homofon adalah kata yang mempunyai ucapan (lafal) sama, namun bentuk (tulisan/ejaan) berbeda, dan artinya pun berbeda.
Contoh:
*Bang = panggilan kepada laki-laki yang lebih tua dari kita (singkatan dari abang)
*Bank = Sebuah yayasan keuangan yang mengurus simpan pinjam
*Masa = Waktu, tempo
*Massa = Masyarakat (khalayak ramai)
*Sangsi = Ragu, bimbang
*Sanksi = Penegasan, pengukuhan, hukuman.

3. Homograf
Homograf adalah kata yang mempunyai bentuk dan ucapan yang sama, namun memiliki arti yang berbeda.
Contoh:
Beruang = mempunyai uang (ber-uang)
Beruang = Sebangsa binatang
Beruang = memiliki ruang (be-ruang)

4. Heteronim
Heteronim adalah kata yang mempunyai bentuk sama, ucapan dan makna berbeda.
Contoh:
Teras = Bagian depan rumah
Teras = Pejabat tingkat atas
Apel = Nama buah-buahan
Apel = Apel pagi (upacara)

Oke, sekian dulu artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. Wassalam....



Kamis, 17 Mei 2012

SYIRIK, Pengertian dan Jenisnya

Salam Sahabat....
Semoga kiranya kita semua dalam keadaan sehat dan senantiasa bersukur dengan segala yang diberikan oleh Allah kepada kita. Sesuai dengan judul postingan di atas, kali ini saya ingin sedikit berbagi pengetahuan mengenai syirik.
Syirik adalah mempersekutukan Allah SWT dengan makhluk-Nya,baik dalam dimensi rububiya, mulkiyah maupun ilahiyah, secara langsung atau tidak, secara nyata atau terselubung.
Dalam dimensi Rububiyah misalnya meyakini bahwa ada makhluk yang mampu menolak segala kemudharatan dan meraih segala kemanfaatan, atau dapat memberikan berkat, seperti meyakini "Kesaktian Para Wali Allah, sehingga dia minta bantuan kepada mereka untuk menolak petaka atau meraih keuntungan apalagi para wali tersebut telah meninggal dunia.
Dalam dimensi Mulkiyah misalnya mematuhi sepenuhnya para penguasa non muslim bukan terpaksa-disamping menyatakan patuh kepada Allah SWT, padahal pemimpin nonmuslim itu menghalalkan apa yang diharamkan Allah SWT dan mengharamkan apa yang dihalalkan atau mengajaknya melakukan kemaksiatan.
Dalam dimensi Ilahiyah misalnya berdoa kepada Allah melalui perantara orang yang sudah meninggal dunia.
Adapun pembaggian dari syirik tersebut adalah:

  1. Syirik Besar, yaitu "Menjadikan bagig Allah sekutu (niddan) yang (dia) berdoa kepadanya seperti berdoa kepada Allah, takut, harap dan cinta kepadanya seperti kepada Allah, atau melakukan sattu bentuk ibadah kepadanya seperti ibadah kepada Allah." (kitab al-qaul as-sadid, as-sa'adi,tt:29). Syirik besar itu ada yang zhahirun jaliyun (nampak nyata) seperti menyembah berhala, matahari, bulan, bintang, malaikat, benda-benda tertentu, mempertuhankan Isa Almasih dan lain-lain; dan ada yang bhatinun khafiyun (tersembunyi) seperti berdoa kepada orang yang sudah meninggal, meminta pertolongan kepadanya untuk dikabulkan keinginannya atau minta disembuhkan dari penyakit, dihindarkan dari bahaya dan lain-lain sebagainya.
  2. Syirik Kecil, yaitu semua perkataan dan perbuatan yang akan membawa seseorang kepada kemusyrikan. Syirik kecil termasuk dosa besar yang dikhawatirkan akan mengantarkan pelakunya kepada syirik besar. Jika orang yang melakukan syirik kecil meninggal sebelum bertobat, dan di akhirat ternyata Allah tidak berkenan mengampuninya maka ia akan masuk neraka. Diantara amal perbuatan yang termasuk syirik kecil adalah:
  • Bersumpah dengan selain Allah
  • Memakai azimat (untuk menolak bahaya atau memurahkan rezeki)
  • Menggunakan mantra-mantra untuk menolak kejahatan, pengobatan, dan sebagainya
  • Sihir
  • Ramalan atau perbintangan (Astrologi)
  • Bernazar kepada selain Allah
  • Menyembelih binatang atau memperssembahkan korban bukan kepada Allah SWT (Ibid, 2004: 70-72)
3. Riya, yaitu melakukan sesuatu ingin dilihat atau ingin dipuji orang lain.  Apabila seseorang melakukan sesuatu hanya karena ingin dipuji orang lain, maka ia telah melakukan Syirik Kecil. inilah yang paling ditakuti oleh Rasulullah SAW terjadi pada umatnya. Dalam sebuah hadits yang panjang yang diriwayatkan oleh muslim, Rasulullah SAW menggambarkan bahwa di akhirat nanti ada beberapa orang yang dicap oleh Allah SWT sebagai pendusta; ada yang mengaku berjuang pada jalan Allah hingga mati syahid, padahal ia berperang hanya ingin dikenal sebagai seorang pemberani; ada yang mengaku mempelajari ilmu pengetahuan, mengajarkannya dan membaca Al-Quran karena Allah, padahal ia hanya ingin dikenal sebagai orang 'alim dan qori'; ada yang mengaku mendermakan hartanya untuk mencari ridha Allah, padahal dia hanya ingin disebut dermawan.

Untuk itu sahabat, kita harus berhati-hati dalam berkata apalagi bertindak. Jangan sampai kita tergolong dalam golongan yang telah disebutkan di atas. Hendaknya kita benar-benar ikhlas dalam segala hal, agar kita tidak termasuk menjadi orang yang Riya. Semogakiranya kita senantiasa selalu berada di jalan Allah, hingga kita dipanggil oleh-Nya nanti kita sedang berada dalam keadaan Islam dan Khusnul Khotimah. Aaaamiiiinnn ya robbal 'alamin....
Sekian artikel kali ini, dan semoga bermanfaat untuk penulis khususnya, dan semua umat muslim umumnya.
Wassalam.... ^_^

Sumber: Diktat Pendidikan Agama, oleh Abdi Zulkarnain Sitepu, S.Ag., M.Ag

Rabu, 16 Mei 2012

Sinopsis Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy


Sampul Depan Bumi Cinta

Saat itu Moskwa sedang musim dingin. Butiran-butiran salju berjatuhan dari langit Moskwa. Salju yang turun perlahan dan dingin membalut tulang tidak menghalangi arus lalu lalang orang-orang di bandara Sheremetyevo. Dua orang pemuda berwajah Asia Tenggara terlihat saling bercengkrama satu sama lain, mereka sudah sembilan tahun tidak bertemu. Yang baru keluar dari bandara itu bernama Muhammad Ayyas, dan temannya yang telah lama tinggal di Rusia bernama Devid. Tidak lama kemudian mereka bergegas menaiki taksi dan melaju ke sebuah apartemen yang telah disewakan oleh Devid untuk Ayyas selama melakukan penelitian terhadap sejarah Rusia dalam beberapa bulan kedepan.
Tanpa Ayyas duga sebelumnya, ia satu apartemen dengan dua orang nonik Rusia yang berparas sangat cantik. Padahal sejak dari kecil Ayyas tidak biasa dengan hal semacam itu, ia lemah terhadap perempuan cantik. Ia sangat taat beragama dan ia takut imannya akan runtuk bila tinggal bersama mereka. Namun menurut Devid, itulah yang terbaik untuk dirinya. Sejak saat itu lah, perjalanan hidup Ayyas dipenuhi dengan godaan. Belum lagi, asisten professor yang berparas sangat menawan yang membimbingnya dalam membuat tesis tersebut selalu menari di pelupuk matanya. Ayyas merasa ujian ini sangat berat.
Setelah cukup lama tinggal satu apartemen dengan dua orang nonik Rusia, Ayyas sangat terkejut, karena ternyata kedua orang itu bukanlah orang baik-baik. Seorang gadis bernama Linor, kepergok sedang melakukan perzinaan di ruang tamu apartemen bersama seorang anggota mafia Rusia. Bahkan mafia itu terang-terangan mengajak Ayyas untuk berzina bersama mereka. Namun Ayyas langsung masuk kamar dan menyalakan laptopnya serta memutarkan lantunan ayat suci Al Quran secara keras. Karena merasa terusik, mafia tersebut memaki Ayyas dan akhirnya perkelahian tidak bisa terelakkan. Akhirnya mafia tersebut kalah dan meninggal. Tidak hanya itu, ternyata Linor adalah seorang Zionis Israel yang sangat membenci Islam. Tidak berapa lama setelah itu, Ayyas mengetahui bahwa teman apartemen yang satu lagi yang bernama Yelena, ternyata adalah seorang pelacur kelas kakap di Moskwa, dan Yelena adalah seorang yang tidak percaya akan adanya Tuhan.
Sejak saat itu, Ayyas sering dihampiri oleh masalah. Linor sangat membenci Ayyas. Dengan berbagai cara ia berusaha menjebak Ayyas. Mulai dari berpakaian sangat tidak wajar di depan Ayyas, masuk ke kamar Ayyas secara diam-diam, bahkan menjebak Ayyas agar menjadi tersangka utama peledakan hotel. Namun kesemua itu tidak berhasil meruntuhkan kokohnya benteng keimanan Ayyas. Dan pada Akhirnya, Linor menemukan kenyataan bahwa sesungguhnya ia hanya anak angkat. Setelah diselidiki, ternyata ia adalah keturunan muslim Palestina. Ia sangat terpukul mengetahui hal itu, karena selama ini ia sangat bangga bahwa ia merupakan keturunan Yahudi. Namun kenyataannya, orang tua aslinya adalah dari golongan agama yang selama ini ia sebut sebagai agama primitif.
Pada akhirnya, ia memutuskan untuk mempelajari dan mendalami Islam. Dan akhirnya ia pun memeluk islam. Suatu saat ia bermimpi bertemu dengan ibu kandungnya. Dalam mimpi itu ibunya berpesan agar ia mencari seseorang yang seperti Nabi Yusuf. Setelah ia mencari tahu cerita Nabi Yusuf, ia pun langsung teringat kepada Ayyas, pemuda yang selama ini ia benci karena memeluk Islam, dan pernah ia jebak agar bisa berzina bersamanya tetapi ditolak mentah-mentah. Ia merasa bahwa Ayyas sangat mirif sifatnya dengan nabi Yusuf. Ia pun mencari Ayyas dengan maksud menanyakan apakah Ayyas mau menjadikannya istri. Linor berangkat menemui Ayyas dengan berpakaian muslimah. Ayyas sampai tidak mengenalnya. Setelah ia menerangkan bahwa ia adalah Linor, Ayyas terkejut dan sangat bersukur karena Linor telah Tobat. Linor menceritakan semua kejahatan yang telah ia lakukan selama ini kepada Ayyas. Ayyas sempat mau marah, namun ia sadar bahwa tidak ada gunannya marah, karena Linor telah tobat. Linor pun menyampaikan maksud kedatangannya. Ayyas belum bisa menjawab saat itu.
Sementara Yelena, disiksa oleh pelanggannya dan di buang di lapangan terbuka saat salju turun dengan lebatnya. Yelena yang tidak percaya Tuhan, secara tidak sadar meminta pertolongan kepada Tuhan. Setelah itu ada pemuda yang bersedia menolongnya setelah beberapa orang dimintai pertolongan oleh seorang ibu yang menemukan Yelena, tidak bersedia membantu. Pemuda itu tidak lain adalah Ayyas yang kebetulan lewat di sana. Akhirnya Yelena dilarikan ke rumah sakit. Dokter mengatakan bahwa kalau terlambat sedikit saja dibawa ke rumah sakit, maka Yelena tidak akan tertolong. Sejak saat itu, Yelena sangat berterimakasih kepada Ayyas. Bahkan ia mulai mempercayai Tuhan. Kepercayaan dirinya bahwa Tuhan benar-benar ada semakin mantap setelah menyaksikan dan mendengar seminar tentang ketuhanan yang diisi oleh cendekia-cendekia Rusia, termasuk Ayyas salah satunya.
Tidak lama setelah itu, Devid yang selama di Rusia menganut gaya hidup bebas, merasa tidak tahan lagi. Ia ingin segera menikah. Ia sempat ingin dinikahkan dengan adik seorang ustad. Tapi ia merasa tidak pantas. Lalu ia minta tolong Ayyas mencarikan calon istri untuknya. Ayyas menyarankannya dengan Yelena. Akhirnya Yelena mengucap dua kalimat sahadat dan memeluk Islam serta menikah dengan Devid. Mereka hidup bahagia.
Sedangkan Linor yang telah memeluk Islam dan telah bertemu Ayyas, belum mendapatkan kepastian dari Ayyas pada saat itu. Karena Ayyas tidak langsung memberikan jawaban, ia pun pamit dan berharap Ayyas bisa memberikan kepastian keesokan harinya. Saat Linor sudah berada di halaman depan rumah, Ayyas berubah pikiran. Ia akan langsung menerima dan menyanggupi untuk menjadi suami Linor. Namun Linor sudah terlalu jauh. Ayyas langsung bergegas ke jendela untuk meneriakkan bahwa ia sanggup. Tapi Linor sudah terlihat sangat jauh. Dan di belakang linor, Ayyas melihat ada sebuah mobil hitam yang dikendarai melaju ke arahnya. Ayyas melihat orang dalam mobil tersebut memegang senjata api. Ayyas berteriak memperingatkan Linor. Namun terlambat, Doooorrrrr…. Linor pun roboh saat itu juga. Ternyata orang tersebut menembak Linor. Ayyas langsung terkulai lemas tak berdaya menyaksikan linor yang telah jatuh bersimbah darah. Ia pun mengumpulkan segenap tenaga yang tersisa dan kemudian berlari ke arah Linor yang telah terkapar. Ia mengangkat Linor ke pangkuannya. Linor bersimbah darah. Ia langsung meminta bantuan untuk membawa Linor ke rumah sakit.
Tidak lama kemudian ada seorang ibu yang mengendarai mobil di dekat sana. Ayyas meminta bantuan kepada ibu tersebut, dan mobil tersebut langsung melaju ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama kepada Linor yang tertembak. Ayyas sangat menyesal, mengapa ia tidak langsung menjawab permintaan dari Linor tadi. Dengan penuh penyesalan, Ayyas menangis terisak. Isakan yang kalau siapa saja melihat dan mendengarnya pasti akan tersayat hatinya. Isakan seorang pencinta sejati, yang mencintai kekasihnya karena Allah, lalu kehilangan kekasihnya karena Allah pula. 

Background Foto Wisuda


Assalamualaikum....
Setelah sekian lama tidak ada postingan, malam ini saya merasa sangat ingin memposting sesuatu di blog kecil ini. Tapi kali ini saya hanya ingin berbagi background foto yang saya rasa sesuai untuk dijadikan background foto wisuda. Siapa tahu ada diantara teman-teman semua yang saat wisuda tidak sempat ke studio foto. Nah, untuk itu, teman-teman bisa memanfaatkan edit photo shop untuk membuat foto teman-teman semua menjadi menarik dengan menggunakan background yang tidak jauh beda dengan yang sering digunakan oleh studio foto. Ok, tidak usah panjang lebar lagi. Silakan copas gambar tersebut dan tinggalkan komentarnya ya. Selamat mengedit foto dan semoga postingan kecil ini bisa bermanfaat besar.




Wassalam.... ^_^

Sinopsis Novel Azab Dan Sengsara



Identitas Buku
Pengarang       : Merari Siregar
Bentuk            : Novel
Penerbit           : Balai Pustaka
Tebal               : 164 Halaman

Ringkasan Cerita
Di sebuah kampong (Sipirok, Medan) hiduplah dua pasang remaja yaitu Mariamin dan Aminuddin. Sejak dari kecil mereka berdua sudah bersahabat karib. Mariamin adalah seorang anak gadis yang cantik, baik hati dan juga penyabar. Ia merupakan anak dari pasangan suami istri yang kaya raya di Sipirok itu, yakni Sutan Baringin dan istrinya Nuria.
Sedangkan Aminuddin adalah seorang anak dari keluaarga yang juga berkecukupan di sebuah kampong, yaitu kampong A namanya. Ayahnya adalah seorang yang sangat dihormati di kampong tersebut, karena Ayahnya adalah seorang kepala desa yang mempunyai sawah yang lebar dan memiliki banyak hewan ternak.
Aminuddin dan Mariamin setiap pulang dari sekolah selalu bersama-sama dan begitu pula perginya. Mereka sering membantu orang tua mereka di sawah, dan tak jarang pula Aminuddin membantu sahabat karibnya ini merumput padi di sawahnya.
Ketika pada suatu hari, Aminuddin dan Mariamin pulang dari sawah pada waktu hari sudah senja dan cuaca sedang buruk, hujanpun turun dengan lebatnya membasahi dua orang sahabat ini. Ketika mereka akan menyeberangi jembatan di atas sebuah sungai, tiba-tiba Mariamin terjatuh dan diseret oleh arus sungai yang deras karena banjir. Melihat temannya terjatuh, Aminuddin tanpa pikir panjang langsung terjun ke sungai untuk menyelamatkan Mariamin. Setelah lama mencari, barulah dia melihat tubuh Mariamin yang disinari oleh kilat. Ia pun langsung berenang ke sana dan menyelamatkan Mariamin lalu membawanya ke sebuah pondok. Sementara ia mencari bantuan ke kampungnya yang tidak jauh dari tempat itu. Semenjak itulah hubungan kedua sahabat baik ini menjadi semakin dekat dan tanpa disadari muncullah benih-benih cinta di antara mereka.
Sutan Baringin adalah seorang yang tamak dan rakus akan harta benda. Suatu saat ia mendapat kabar, bahwa saudara jauhnya (satu datuk lain nenek) yaitu Baginda Mulia akan kembali dari perantauannya (Deli). Dalam pikirnya, saudaranya ini pulang untuk mengambil bagian harta warisan miliknya. Karena sifatnya yang rakus dan tamak itu, ia pun mencari akal agar Baginda Mulia tidak mendapatkan bagian warisan tersebut. Bahkan ia sampai membawa perkara tersebut sampai ke pengadilan. Hal itu dikarenakan ia telah termakan hasutan dan bujuk rayu temannya sendiri M. Sait yang hanya ingin memanfaatkannya saja.
Setelah perkara tersebut dibawa ke pengadilan, dari pengadilan satu ke pengadilan yang lain, ternyata Sutan Baringinpun kalah. Dan Baginda Mulialah yang berhak atas warisan tersebut. Setelah kejadian itu, Sutan Baringinpun jatuh sakit. Kehidupan keluarga mereka berubah drastis. Mereka yang dahulunya kaya sekarang menjadi orang yang melarat dan tak punya apa-apa. Mereka sekarang harus menempati rumah yang sangat sederhana di pinggiran sungai. Tidak lama kemudian Sutan Baringinpun pergi untuk selama-lamanya. Ia meninggal dunia dengan meninggalkan duka dan penyesalan bagi keluarganya. Kemeralatan merekapun semakin bertambah. Ibunya, Nuria sering sakit-sakitan. Dan Mariamin pun semakin hari semakin menjadi dewasa, begitu pula dengan sahabatnya, Aminuddin. Mereka brdua telah berkasih-kasihan satu sama lain.
Dan sekarang, Aminuddin harus meninggalkan sang kekasih tercintanya inin untuk pergi merantau, mencari penghidupan di negeri orang. Ia berjanji kepada Mariamin bahwa ia suatu saat akan pulang kembali kepada kekasihnya ini. Selama di perantauan mereka sering berkirim surat. Dan suatu saat, Aminuddin menuliskan surat kepada Mariamin, bahwa ia akan meminta ayahnya untuk melamar Mariamin. Mariamin sangat senang dengan kedatangan surat dari kekasihnya ini. Iapun mempersiapkan segala sesuatu keperluan untuk menerima tamu/kedatangan ayah Aminuddin di rumahnya nanti.
Tapi ayah Aminuddin berkehendak lain, ia menginginkan jodoh untuk anaknya haruslah dari orang yang berada pula dan sederajat dengan mereka. Oleh karena itu ia berusaha mencari gadis lain untuk anaknya. Tapi istrinya mendesak agar suaminya mau memenuhi permintaan anaknya. Untuk mencapai kesepakatan, maka ayah Aminuddin pergi ke Datu Naserdung untuk melihat baik buruknya apabila Aminuddin dan Mariamin menikah nanti. Ternyata Datu Naserdung mengatakan bahwa apabila mereka menikah nanti, tahun-tahun pertama mereka akan bahagia dan dikaruniai putra. Tapi nanti setelah tujuh atahun Aminuddin akan meninggal/celaka.
Mendengar hal itu, ayah Aminuddin tidak ingin anaknya menikah dengan Mariamin. Maka iapun mencari gadis lain. Dan ia menemukan seorang gadis yang sepadan dengan anaknya dan ia juga merupakan anak kepala kampong, gadis itu bernama Siregar.
Ayah Aminuddin pun member kabar kepada Aminuddin bahwa ia akan membawa calon istri Aminuddin ke tempat perantauan Aminuddin.Betapa gembiranya Aminuddin mendengan kabar tersebut. Ia menyangka bahwa Mariaminlah yang yang dibawa oleh ayahnya tersebut. Betapa hancur dan kecewanya Aminuddin setelah melihat bahwa gadis itu bukanlah kekasihnya, Mariamin. Tapi ia tidak mampu menolak permintaan ayah dan kerabatnya tersebut. Dan iapun menikah dengan gadis itu tanpa sepengetahuan Mariamin.
Mariamin tidak mengetahui bahwa Aminuddin telah menikah, iapun selalu menanti kedatangan ayah Aminuddin untuk melamarnya. Dan suatu ketika datanglah surat dari Aminuddin. Ia sangat mengenal tulisan itu, itu adalah tulisan kekasihnya, Aminuddin. Betapa hancur dan pedihnya perasaan Mariamin ketika membaca surat itu, yang memberitahukan bahwa Aminuddin telah menikah. Wajah Mariamin tiba-tiba pucat, keringat bercucuran, dan akhirnya ia jatuh tidak sadarkan diri. Mariamin pingsan.
Setelah kejadian itu Mariamin semakin hari semakin kurus. Ia sering sakit-sakitan, badannya tidak lagi terurus, wajahnya yang dahulu berseri-seri kini telah hilang sinarnya. Dan tak lama kemudian karena desakan dari ibunya, Mariaminpun menikah dengan orang yang bernama Kasibun. Setelah menikah iapun mengikuti suaminya. Perkawinan mereka tidaklah bahagia karena Kasibun telah mempunyai banyak istri, ia kasar dan ternyata memiliki penyakit kelamin. Karena tidak tahan akan perbuatan suaminya yang kasar itu, Mariamin melarikan diri dari rumah dan menuju kantor polisi untuk mendapatkan perlindungan.
Setelah itu ia kembali ke kampong halamannya. Namun saying, ibu dan adiknya tidak ia temukan di sana. Entah ke mana perginya mereka. Dan sekarang, lihatlah kuburan yang tanahnya masih baru itu….
Itulah kuburan seorang wanita yang selama hidupnya selalu penuh dan dibayangi oleh AZAB DAN SENGSARA. Itulah kuburan Mariamin!